Suryo Tan Bilang Uangnya Sudah Diberikan Bagian 2

Kapan mulai timbul konflik? Sejak akhir 2014. Kami mengecek ke lapangan. Ternyata, bukannya menyelesaikan masalah, dia malah membuat masalah baru. Pada 2015, hampir 8.000 hektare lahan kami di Paser diblokir polisi. Sewaktu kami mencoba minta dibuka kembali, ternyata blokir itu atas permintaan Suryo sendiri. Belakangan, kami tahu dia ingin menguasai lahan itu.

Mengapa Suryo diberi saham? Setiap kali bertemu dengan bupati, Suryo bilang yang diurus adalah perusahaannya. Kemudian dia meminta saham supaya benar-benar dilihat sebagai pemegang saham.

Suryo juga ditugasi mengurus lahan yang diambil alih perusahaan tambang? Awalnya kami bernegosiasi, tapi gagal. Jadi dia bilang akan menggunakan polisi untuk mengambil alih lahan itu.

Soal permintaan uang untuk petinggi kepolisian? Izin tambang mau tak mau menyangkut soal hukum. Kalau sudah bicara hukum, ya, pasti ke polisi. Suryo bilang sebaiknya ada uang yang diberikan ke polisi. Dia meminta Rp 14 miliar untuk Komisaris Jenderal Budi Gunawan, yang saat itu Kepala Lembaga Pendidikan Polri, guna membantu menyelesaikan persoalan perusahaan. Uang itu untuk menekan perusahaan tambang supaya mau menjual murah tanah yang sebetulnya milik kami. Suryo mau menggunakan polisi untuk membuat pressure. Kalau tidak salah, permintaan itu pada 2014.

Apa alasan yang diberikannya untuk Budi Gunawan? Suryo pernah mengajak saya berkenalan dengan Budi Gunawan di sebuah restoran di Bali pada akhir November 2012. Waktu itu, Budi adalah Kepala Kepolisian Daerah Bali. Memang tak membicarakan apa-apa. Waktu itu, Suryo cuma mau menunjukkan yang dia kenal dan bisa membantu kami.

Bagaimana dengan perwira tinggi lain? Menurut Suryo, Anas Yusuf—ketika itu Kepala Polda Kalimantan Timur, kini Gubernur Akademi Kepolisian—juga bisa membantu menyelesaikan masalah. Kami diminta mengeluarkan Rp 6,05 miliar untuk Anas.

Anda pernah menanyakan kepada Suryo apakah uang itu sampai? Pernah. Dia bilang uang sudah diberikan ke mereka.

Anda yakin uang itu sampai? Saya yakin ada uang yang sampai. Tapi, kalau semuanya, saya tidak yakin dan tidak berani menjamin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *