Motorik & Bicara Suka Permainan

Di usia 4-5 tahun, si kecil mulai menyukai permainan yang menantang keterampilan tangan, kaki, dan kemampuan bicara. Inilah sederet ide-idenya. Mama Papa hebat, si kecil di usia 4–6 tahun sedang menjalani tahapan perkembangan masa kanak-kanak awal. Di masa ini, si kecil mulai mengeksplorasi dirinya dan lingkungannya, mulai belajar keterampilan baru hingga bersosialisasi dengan lingkungannya.

Baca juga : Beasiswa S1 Jerman Full

Hal ini berkaitan dengan tugas perkembangan yang harus dikuasai anak, di antaranya: perkembangan motorik dan bicara. Nah, di usia 4–6 tahun ini, untuk perkembangan bahasanya, diharapkan si kecil mampu membuat kalimat yang terdiri atas 4–5 kata, mampu bercerita, serta mampu menanyakan arti suatu kata dan menghitung sampai 200. Sedangkan perkembang an motoriknya, diharapkan pada usia 4–6 tahun ini ia mampu memasang kancing baju sendiri, mengikat tali sepatu, membuat pintu gerbang dari 5 kubus, serta membuat tangga dan dinding dari beberapa kubus tanpa contoh.

Tentunya, peran Mama Papa sangat besar untuk tercapainya kemampuan-kemampuan tersebut pada si kecil. Apa yang harus dilakukan? Tak lain dengan memberikan stimulasi yang tepat untuk si kecil mengembangkan kemampuan motorik dan bicaranya itu. Nah, bermain merupakan stimulus alami bagi proses perkembangan bicara dan motorik anak. Selamat bermain bersama si buah hati, Mama Papa!

Permainan Untuk Perkembangan Motorik?

MENJELUJUR Alat-alat untuk menjelujur dapat di beli ditoko mainan atau toko alat tulis untuk sekolah. Umumnya, bahan untuk menjelujur didesain berbentuk baju, sepatu, tas, dll. ?

LEGO ATAU BALOK Dapat dibeli di toko mainan. Bebaskan anak berkreasi dengan lego/balok sesuai imajinasinya. Beberapa permainan lego juga dilengkapi dengan contoh gambar lego yang telah dibentuk, sehingga anak tinggal membuat atau menyusun sesuai gambar. Kita pun dapat membuat sendiri disesuaikan dengan kemampuan anak. Misalnya, kita membuat contoh bangunan gerbang atau rumah dari beberapa balok, lalu contoh bangunan gerbang/rumah itu difoto. Selanjutnya, minta anak menyusun sesuai dengan foto gambar tersebut. Ketika anak sudah mampu, ia akan mengembangkan sendiri kemampuannya. ?

BERMAIN PASIR Umumnya anak suka sekali bermain pasir. Selain melatih motorik halus, bermain pasir juga dapat mengasah indra peraba. Tak hanya itu, bermain pasir juga dapat memberikan stimulus bagi anak berimajinasi dan berdaya cipta, seperti: membuat istana pasir, bola salju, dsb. Mama Papa dapat melakukan kegiatan bermain pasir bersama anak ketika sedang berlibur ke pantai, misal.

Sumber : https://ausbildung.co.id/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *