Bayi Tidur Nyenyak Tidak Akan Rewel

sat-jakarta.com – Bayi Mama rewel di pagi hari? Mungkin semalam tidurnya tak nyenyak, sehingga saat bangun, ia merasakan tubuhnya masih tak nyaman. Menurut dr. Catharine M. Sambo, SpA, dari Ikatan Dokter Anak Indonesia, tidur sama pentingnya dengan makanan bergizi. “Bayi membutuhkan tidur nyenyak berkualitas saat malam untuk membangun fungsi otak, menunjang pertumbuhan fisik, dan berhubungan erat dengan mood mereka saat pagi,” katanya di acara launching LED Billboard raksasa di Mal Taman Anggrek, Jakarta yang menampilkan rangkaian 100 foto bayi Indonesia (18/05).

Baca juga : kursus IELTS terbaik di jakarta

Salah satu yang dapat mengganggu tidur nyenyaknya adalah BAK sehingga popok anak basah dan membuatnya kaget kemudian bangun. Karena itulah, untuk menjaga kualitas tidur nyenyak, Febrina Herlambang, Communication Manager P&G Indonesia, mengatakan, bayi perlu menggunakan popok yang bisa kering hingga 12 jam, salah satunya Pampers Baby Dry Pants.

Di acara tersebut hadir tiga artis yaitu Donna Agnesia, Artika Sari Devi dan Gisella Anastasia. Sebagai ibu baru, Gisella menceritakan pengalam annya. Gempita, putri kecilnya, kalau tidur nyenyak di malam hari, maka paginya akan tersenyum ceria. “Senyum ceria Gempi saat ba ngun tidur memulai hari-hari ceria saya dan suami,” kata Gisel yang bersuamikan aktor Gading Marten.

Boneka Jari

Pada 2013, Rochma Indrawati Firdaus (30) memutuskan resign dari tempatnya bekerja, sebuah perusahaan penerbitan di Bandung. Alasannya sederhana, tidak ada yang mengasuh Putri Nurkhodijah Assyahadah (6), buah hatinya, di rumah. “Biarkan suami saya saja yang bekerja, saya menjadi ibu rumah tangga,” ujar istri dari Adhi Dwinata (33) ini. Namun, Rochma bukanlah tipe perempuan yang bisa berdiam diri di rumah.

Aktivitas pun dicarinya. Berbekal modal Rp500 ribu, ia membeli kain fl anel untuk membuat boneka jari. Ia belajar sendiri cara membuatnya. Setelah beberapa kali trial and error, akhirnya Rochma mampu membuatnya dengan baik. Ia namakan produknya ini “Rahma Handmade”. Lambat laun, pesanan semakin banyak dan ia tak bisa mengerjakannya sendiri. Maka, diajaklah para ibu rumah tangga di sekitar rumahnya untuk belajar cara membuat boneka. Gayung pun bersambut.

Saat ini ada sekitar 10 ibu rumah tangga yang aktif membuat boneka jari bersama Rochma. “Supaya efektif dan lebih cepat pengerjaannya, setiap ibu, saya bagi p ekerjaan. Ada yang membuat kepalanya, badannya, kakinya, lalu dirakit di rumah saya,” papar Rochma. Karakter hewan, buah, keluarga, tokoh kartun, pahlawan super, semuanya murni hasil jahitan tangan. Meski begitu, Rochma juga bisa menerima pesanan sesuai keinginan pembeli.

Saat ini Rochma pun kerap dipanggil untuk memberikan workshop pembuatan boneka jari ke berbagai daerah. “Ada yang gratis dengan bahan yang mereka sediakan sendiri, ada pula yang berbayar,” ungkap perempuan kelahiran Malang, 4 Februari 1985 ini.