Anggaran Infrastruktur Juga Akan Naik

Pemerintah memastikan pembangunan infrastruktur yang mendominasi rencana kerja lima tahun Presiden Joko Widodo akan berlanjut tahun depan. Sekretaris Kabinet Pramono Anung mengatakan infrastruktur tetap akan dibangun meski Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara 2019 akan diprioritaskan untuk pengembangan sumber daya manusia (SDM). Menurut Pramono, bujet untuk infrastruktur akan naik tahun depan. “Angkanya (kenaikan) di atas Rp 110 triliun,” ujarnya seusai rapat kabinet di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, kemarin.

Dalam rapat ini, Presiden Joko Widodo bersama para menteri membahas finalisasi Nota Keuangan 2019 yang akan dibacakan di Dewan Perwakilan Rakyat, Kamis pekan depan. Pramono mengatakan anggaran infrastruktur tahun depan akan dialokasikan secara merata, seperti infrastruktur darat, laut, dan udara. “Kemudian juga berkaitan dengan penyediaan sekolah dasar, sekolah menengah pertama yang sekarang ini banyak terbengkalai,” kata dia.

Pemerintah mengalokasikan dana sebesar Rp 410,4 triliun untuk program infrastruktur, atau 18,48 persen dari total belanja dalam APBN 2018. Angka ini meningkat 5,2 persen dibanding bujet infrastruktur tahun lalu sebesar Rp 390,2 triliun. Jika rencana kenaikan minimal Rp 110 triliun disetujui kelak dalam pembahasan RAPBN 2019, anggaran infrastruktur akan tumbuh 26,8 persen. Anggaran infrastruktur meningkat paling tajam pada APBN 2015, yakni sebesar 65,6 persen, menjadi Rp 256,1 triliun. Upaya pemerintah menggeber pembangunan bela kangan mendapat tantangan baru.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *